Minggu, 24 Maret 2013

Why do you think people's basic math skills are weak?


By Marsigit

Reflected by
Dian Permatasari
10313244018
International Class of Mathematics Education

This article is very interesting. Mathematics cannot taught using memorization and mechanical repetition, but with an understanding of mechanics and logic. Sometime, students are able to solve a problem, but if they get the other problem, they can solve it because they are not able to see a pattern whereas they need to apply the same concepts in a different form.An educator is important in the moment when a learner is trying place new knowledge in to the context of their own understanding of the world. With it, the students can construct their knowledge from the bottom until the top of the mountain. So they can construct it from the seed until become a big tree. The important thing that must be remembered is teacher as a facilitator so give a large place for students to explore their knowledge. 

Artikel Populer: Pendidikan Karakter dalam Pendidikan Matematika


By Marsigit

Reflected by
Dian Permatasari
10313244018
International Class of Mathematics Education

Character education is the hot topic now. It is implemented to improve the character of students. Mathematics is one of lesson that can be implemented it. To implement it in mathematics, we must develop material communication, formal communication, normative communication, and spiritual communication. Beside it, we also need suitable approach with the world of the students learning mathematics. We must know about the nature of school mathematics and hermeneutics. Hopefully, implementation character education in mathematics education can give contribution to Indonesia. 

Science Math Primary/Secondary Education Mathematics and Language


By Marsigit

Reflected by
Dian Permatasari
10313244018
International Class of Mathematics Education

This article is very interesting because it is connecting between languange and mathematics. Languange is used to  teach and do mathematics. Languange is a important factor to deliver the knowledge. I think that the role of language in developing mathematical knowledge is a central because mathematics itself is a languange. The main role of languange is for communication. The role of language is a very broad and complex subject, involving the question of the relations of the language centers in the brain with the other parts of the brain. Different culture also have different languange. So languange is depend on cultural context. Using mother tongue as a languange to develop mathematics is more easy. With it, students can be more understand with mathematics. 

Senin, 18 Maret 2013

Entrepreneur: INTIP BERSAMBAL

Kalau kripik balado, pasti Anda sudah sering mendengarnya kan?? Kripik Balado adalah makanan khas Padang yang sering bikin ketagihan saking pedesnya, jangan galau di Yogyakarta dan sekitarnya ada intip. 
Disetiap toko oleh - oleh pasti memajang intip sebagai salah satu andalannya. Dengan taburan gula di atas intip, ini menambah daya tarik intip sendiri. 

Bosan juga jika hanya gula??

Bagaimana jika sambal yang jadi pelengkap??

Jadi bukan sensasi manis yang Anda rasakan saat memakan intip namun sensasi pedas. 

Wow, Yuk, cobain gimana rasanya... Cukup dengan 10.000 ada bisa bawa pulang 1 bungkus intip.. Nyam nyam... Bisa pesen disini ni.. 087837730693 (Dian)

Minggu, 17 Maret 2013

Entrepreneur: “Gula Semut Rasa Jamu”,

Kalau Purworejo, biasanya dikenal dengan kambing Etawanya, durian dan manggisnya, maka sekarang gula kelapa mulai diperhitungkan. Bukan hanya di wilayah pulau jawa, namun sudah mencapai pulau Kalimantan dan Sulawesi. Ada beberapa bentuk produk yang dipasarkan yaitu ada yang bulat pipih dengan diameter 5-20 cm, menyerupai terpurung kelapa, hingga terkahir berbentuk dakon (kotak kecil). Perubahan ini menyesuaikan permintaan pasar. 

Gula kelapa memang sudah biasa, tapi yang menarik disini adalah INOVASInya. Ada inovasi yang dilakukan oleh Warga Krendetan dalam mengolah gula kelapa yaitu mengubah gula kelapa menjadi gula semut. Pada tahu nggak gula semut apaan? Gambar di samping inilah yang namanya gula semut. Dinamakan gula semut, mungkin karena bentuknya yang kecil - kecil seperti semut.Gula semut, sebagai pemanis minuman saat bersantai bersama keluarga. Karena butirannya kecil seperti gula pasir, sehingga lebih mudah larut dalam air dari pada gula pasir atau gula kelapa lempengan. Kendati juga bisa dipergunakan untuk pemanis yang lain.

Selain dibuat dari gula kelapa, ada inovasi lain yang dibuat oleh warga krendetan yaitu minuman gula semut. Karena peruntukannya lebih ditekankan pada pembuatan minuman, lanjutnya, maka munculah ide-ide variasi rasa. Akhirnya dapat diciptakan gula semut rasa temulawak, kunyit, dan jahe. Pembuatannya masih secara alami dan benar-benar bersih, tanpa bahan pengawet, pewarna apalagi formalin. Sehingga dijamin kebersihan dan kesehatannya. Ekstrak rasa juga dibuat sendiri dengan menambahkan bahan yang dihekendaki.

Melalui inovasi ini, ternyata bisa meningkatkan nilai jual. Untuk rasa natural (manis) saat ini dijual Rp 11.000 per kg. Sedangkan untuk rasa jahe, temulawak, dan kencur, Rp 22.000 per kg. Gula semut ini bisa bertahan hingga 5 bulan, bila disimpan di tempat kering, dengan kelembaban 0%.  Agar harga terjangkau seluruh lapisan masyarakat, gula di kemas plastik dengan berat 2,5 ons.

Gula semut produksi perajin di Desa Krendetan Kecamatan Bagelen Kabupaten Purworejo, bahkan telah berhasil menembus pasaran ekspor. Melalui jaringan pedagang di Yogyakarta, produk itu sudah dipasarkan di Amerika Serikat, Arab Saudi, Belanda dan India. Bahkan potensi pasar ekspor masih terbuka luas karena berapapun gula semut yang dihasilkan, akan diserap eksportir. 

So, pingin tahu gimana manisnya gula semut buatan Desa Krendetan?? Ayo segera ke Krendetan dan Cobain sensasi manisnya.... 

http://www.jatengprov.go.id/?mid=wartadaera&page=143&document_srl=18631
http://krjogja.com/read/154051/gula-semut-tembus-pasar-ekspor.kr